Discover
Harga rumah pribadi di Singapura masih relatif tinggi, dengan rata-rata harga mencapai sekitar US$1.3 juta atau sekitar Rp20.7 miliar per unit. Namun, kenaikan harga telah melambat, dengan peningkatan hanya sekitar 0.9% pada kuartal kedua 2024, yang lebih rendah dari perkiraan.
Pemerintah Singapura telah mengimplementasikan kebijakan untuk mendinginkan pasar properti, termasuk peningkatan Additional Buyer's Stamp Duty (ABSD) yang telah menyebabkan penurunan total penjualan rumah sebesar 20%.
Bekalan perumahan pribadi telah meningkat, dengan sekitar 8,500 unit tersedia pada separuh pertama 2024. Selain itu, proyek Build-to-Order (BTO) baru di Sembawang Utara dan Woodlands North Coast akan menyediakan sekitar 14,000 rumah baru, yang dapat membantu menstabilkan harga.
Harga sewa rumah pribadi telah menurun sekitar 0.8% pada kuartal kedua 2024, yang mungkin mempengaruhi keputusan pembelian.
Jika Anda memiliki keuangan yang stabil dan rencana jangka panjang, ini bisa menjadi waktu yang baik untuk membeli rumah, terutama dengan adanya pasokan perumahan baru dan kenaikan harga yang lebih perlahan. Namun, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, dan kebutuhan pribadi sebelum membuat keputusan. Pastikan untuk melakukan penelitian yang menyeluruh dan mungkin konsultasikan dengan agen properti atau konsultan keuangan.